November 5, 2012

Membagi Partisi Hard Disk Dengan EASEUS Partition Master

Hard disk merupakan komponen wajib untuk menunjang kerja sebuah komputer ataupun laptop. Sebagai media penyimpanan data, hard disk memegang peranan penting dalam menyimpan data-data pengguna baik yang bersifat sementara maupun permanen. Bahkan kecepatan sebuah komputer juga dipengaruhi oleh kecepatan hard disk yang terpasang didalamnya.
Untuk memaksimalkan kinerja sebuah hard disk, kita perlu membagi partisi hard disk ke dalam beberapa bagian. Pada Kesempatan ini admin akan membahas tentang cara membagi partisi hard disk dengan menggunakan program EASEUS Partition Master Home Edition. Sebelum memulai proses instalasi download terlebih dahulu programnya melalui link dibawah ini:


Setelah proses download selesai, double klik file epm.exe yang telah anda download tadi untuk memulai proses instalasi.

Welcome to EASEUS Setup
Klik Next >.

EASEUS Setup License Agreement
Klik Next >.

EASEUS Setup Information
Klik Next >.

EASEUS Setup Select Destinition Location
Klik Next >.

EASEUS Setup Select Additional Task
Jika anda tidak ingin EASEUS Partition Master Home Edition melakukan pengecekan setiap anda menjalankan programnya, hilangkan tanda centang "Check for update at startup". Kemudian klik Next >.

EASEUS Setup Installation Was Succesfull
Klik Finish.

Welcome to EASEUS Partition Master
Klik "Go to main screen" untuk membuka tampilan utama EASEUS Partition Master Home Edition dan kemudian akan terlihat tampilan seperti berikut ini :

EASEUS Main Screen

Setelah selesai dengan langkah-langkah instalasi, kita akan melanjutkan ke langkah membagi partisi hard disknya. Perhatikan pada tampilan utama di atas, pada tampilan diatas terlihat 4 partisi yaitu C:, D:, E: dan G:. Dimana C:, D: dan E: merupakan bagian dari Disk 1 (hard disk) sedangkan G merupakan bagian dari Disk 2 (removable disk). Pada tutorial kali ini kita akan membagi partisi G: menjadi 2 bagian. Mari kita simak langkah-langkahnya:

EASEUS Resize-Move Partition

Untuk memulai langkah partisi, klik kanan pada partisi disk yang ingin kita bagi partisinya kemudian pilih "Resize/Move partition", maka akan terlihat tampilan seperti dibawah ini:

EASEUS Specify Partition Size
Tentukan ukuran partisi awal (dalam hal ini G:) dan ukuran partisi ke dua (sisa partisi yang terbentuk dari pemisahan partisi awal). Untuk menentukan ukuran partisi awal masukkan ukuran nilainya (Mb) pada kolom "Partition Size", sedangkan untuk menentukan ukuran partisi ke dua masukkan ukuran nilainya (Mb) pada kolom "Unallocated Space After". Biasanya ukuran partisi ke dua akan secara otomatis terisi setelah kita mengisi kolom ukuran partisi awal. Atau cara lain untuk menentukan ukuran partisinya, arahkan panah mouse anda pada sisi ujung kanan kolom "Decide size and position" sehingga muncul tanda panah dua arah. Klik, tahan dan geser tanda panahnya ke arah kiri. Berikut contoh tampilannya:

EASEUS Specify Partition Size

Pada area warna biru dalam kolom "Decide size and position" merupakan besarnya ukuran partisi awal sedangkan pada area warna putih adalah menunjukkan besarnya ukuran partisi ke dua. Jika sudah selesai dengan langkah penentuan besarnya ukuran partisi, klik OK. selanjutnya anda akan dibawa kembali ke tampilan utama. Pada tampilan utama, dibawah partisi awal (G:) sekarang terlihat partisi kedua seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

EASEUS Create New Partition

Namun partisi ke dua tersebut masih bersifat semu (belum teralokasi) dan belum dapat digunakan. Untuk dapat menggunakannya, klik kanan pada partisi tersebut dan pilih create partition. Maka akan tampil screenshot seperti dibawah ini :

EASEUS Create New Partition

Pada kolom Partition Label, isi dengan nama partisi baru yang akan anda buat. Kemudian klik OK dan anda akan dikembalikan ke tampilan utama EASEUS. Sampai disini, pada dasarnya semua langkah-langkah yang anda lakukan diatas masih bersifat virtual. Artinya hanya bersifat sementara, jika seandainya setelah langkah terakhir tadi anda kemudian menutup program EASEUS maka tidak akan terjadi perubahan apa-apa pada komputer anda. Untuk menerapkan perubahan permanen pada langkah-langkah yang telah anda lakukan diatas, maka tekan tombol Apply pada menu utama.

EASEUS Apply Changes

EASEUS Apply Changes
Klik Yes

EASEUS Apply Changes Process

Tunggu hingga prosesnya selesai dan sampai disini berakhir sudah tutorial membagi paritisi hard disk dengan menggunakan EASEUS Partition Master. Jika pembaca sekalian merasa masih ada yang belum jelas dari penjelasan admin diatas, saya tunggu komentar anda pada kolom komentar dibawah.

20 Komentar:

black pemalang.. said...

aman ga bos tu pake kaya gitu

LinTekSi said...

Admin sudah hampir 2 tahun menggunakannya, hasilnya aman dan belum mengalami masalah...

christopher lee said...

gabung bos,klu mau bagi partisi dari disk 2 ke disk 1 bisa gak bos??

LinTekSi said...

Bisa bos... Asal Setelah partisi 2 dibagi kom'y di restart dulu, baru kemudian d gabungkan ke disk 1.

toegoe said...

thanks min.....

rizal said...

min abisnya apply changes : yes or no kok ane langsung restat ngak ada proses pembagiannya
terimakasih

LinTekSi said...

Brp ukuran partisi yg Anda buat? Ukuran partisi yang kecil biasanya prosesnya cepat sehingga proses pembagiannya tidak terlihat...

bonbon said...

terima kasih saran anda sangat baik.....

LinTekSi said...

Sama2... Terima kasih juga atas kunjungannya....

shareman said...

kebetulan nih ane baru beli external disk LG 1 TB. rencana mo dibagi 3 partisi masing2 @500GB, @300GB dan @200GB


mohon petunjuknya bos. trims
http://teknorc.blogspot.com

RAHMANDA NURRUSYIDAN said...

min ni aku mau bagi partisi trus aku takut ntar dataku hilang aman gk min pake easus ini ?

ajoe said...

THANKS MAS BRO

Muhammad Husin said...

min kalu membagi hardisk mnjadi 5 partisi bisa ga min?

romi said...

kira kira partisi tadi bisa nggak buat install ubuntu,,,terus bisa nggak partisi tadi di kembaliin lagi ???

LinTekSi said...

Bisa gan....

wibisono said...

gan kenapa kok ada yg gak bisa d namai ya

AnonLeecher said...

oke sip sempet lupa makenya

ade said...

Makasih untuk infonya gan.... By: org gaptek...

kharisman sungkar said...

thanks

kriswanto semar said...

gan, kalo mau nambahin drive C gimana yah??
yang drive D udah tak bagi 2, jadi nambah drive H..
tapi tiap mau di merge yg bisa cuman C-D dan D-H kok gak bisa C-H..
mohon penjelaasannya..

Post a Comment